Informasi rabies untuk wisatawan di Bali

Jelajahi Bali
dengan Tenang

Dapatkan informasi rabies yang jelas dan praktis — tindakan setelah gigitan atau cakaran hewan, risiko di Bali, serta cara memperoleh penanganan yang tepat.

  • Informasi berbasis bukti
  • Untuk wisatawan di Bali
  • Independen dan edukatif
Pura Bali di tepi danau yang dikelilingi pepohonan tropis
Mulai di sini

Temukan informasi yang Anda butuhkan.

Sebelum perjalanan atau setelah kontak dengan hewan — ketahui langkah berikutnya.

Rabies di Bali

Rabies masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Bali.

Rabies masih ditemukan di Bali, dengan puluhan ribu laporan gigitan hewan penular rabies setiap tahun.

Data periode 1 Januari–4 September 2026 mencatat 51.011 paparan gigitan hewan, 375 kasus rabies terkonfirmasi pada hewan, 37.903 pemberian vaksin, dan tujuh kematian.

Wisatawan perlu menanggapi setiap gigitan atau cakaran hewan dengan serius. Pencucian luka dan pemeriksaan medis segera sangat penting setelah kemungkinan paparan.

Lihat Data Terbaru
Paparan gigitan hewan
51.011

Gigitan hewan penular rabies (GHPR)

1 Jan–4 Sep 2026
Kasus pada hewan
375

Kasus rabies terkonfirmasi pada hewan

1 Jan–4 Sep 2026
Pemberian vaksin
37.903

Pemberian vaksin antirabies (VAR)

1 Jan–4 Sep 2026
Kematian yang dilaporkan
7

Kematian manusia akibat rabies yang dilaporkan

1 Jan–4 Sep 2026
Gigitan per hari
213

Rata-rata paparan gigitan hewan yang dilaporkan

1 Jan–4 Sep 2026

Sumber: Pemerintah Provinsi Bali, Tim Koordinasi (Tikor) Daerah Pencegahan dan Pengendalian Zoonosis & Penyakit Infeksi Baru, melalui BPBD Provinsi Bali ↗. Diperbarui 4 September 2026.

Peta Bali

Paparan rabies terjadi di seluruh Bali.

Jelajahi laporan paparan gigitan hewan menurut kabupaten dan kota di Bali berdasarkan data 4 September 2026.

Jelajahi Peta & Tren
Badung: 9.556 paparan yang dilaporkanBadung9.556Karangasem: 6.566 paparan yang dilaporkanKarangasem6.566Denpasar: 6.480 paparan yang dilaporkanDenpasar6.480Gianyar: 5.712 paparan yang dilaporkanGianyar5.712Tabanan: 5.596 paparan yang dilaporkanTabanan5.596Jembrana: 5.564 paparan yang dilaporkanJembrana5.564Buleleng: 5.288 paparan yang dilaporkanBuleleng5.288Klungkung: 3.558 paparan yang dilaporkanKlungkung3.558Bangli: 2.681 paparan yang dilaporkanBangli2.681SAMUDRA HINDIA

GHPR yang dilaporkan · 1 Jan–4 Sep 2026
Peta skematis; ukuran penanda menunjukkan jumlah paparan, bukan risiko individu.

Jelajahi kabupaten / kota

Badung

Paparan yang dilaporkan
9.556
Gigitan yang dilaporkan / hari
40

Gigitan hewan penular rabies (GHPR), 1 Jan–4 Sep 2026.

Angka ini merupakan laporan paparan, bukan kasus rabies terkonfirmasi pada manusia. Jumlah kasus positif pada hewan per wilayah tidak tercantum dalam tabel sumber.

Tindakan setelah gigitan atau cakaran

Panduan Singkat: 5 Langkah Penting

Bertindak segera dapat membuat perbedaan besar.

  1. 01
    Cuci luka

    Segera cuci luka

    Cuci dan bilas luka secara menyeluruh dengan sabun dan air mengalir selama minimal 15 menit. Jangan menunggu sampai tiba di klinik atau rumah sakit untuk mencuci luka.

  2. 02
    Gunakan antiseptik

    Bersihkan luka

    Setelah luka dicuci menyeluruh, gunakan antiseptik yang mengandung yodium jika tersedia. Hindari bahan yang mengiritasi atau ramuan tradisional pada luka.

  3. 03
    Cari pertolongan medis

    Segera dapatkan pemeriksaan

    Segera cari pertolongan medis setelah gigitan, cakaran, atau paparan air liur pada kulit yang terluka atau selaput lendir. Tenaga kesehatan dapat menilai apakah profilaksis pascapaparan rabies diperlukan.

  4. 04
    Vaksinasi rabies

    Vaksinasi pascapaparan mungkin diperlukan

    Bergantung pada jenis paparan dan riwayat vaksinasi rabies Anda, vaksin rabies dapat dianjurkan sebagai bagian dari profilaksis pascapaparan (PEP).

  5. 05
    Imunoglobulin rabies

    RIG mungkin diperlukan untuk paparan berat

    Imunoglobulin rabies (RIG) dapat diperlukan pada paparan Kategori III, termasuk gigitan atau cakaran yang menembus kulit, atau air liur pada kulit terluka atau selaput lendir. Riwayat vaksinasi sebelumnya juga memengaruhi kebutuhan RIG.

Lihat Panduan Lengkap

Segera cari pertolongan medis. Jangan menunggu gejala atau balasan daring.

Wisatawan, Anda tidak sendirian

Perlu vaksinasi rabies
atau imunoglobulin di Bali?

Jika Anda digigit atau dicakar saat berada di Bali, tim kami dapat membantu Anda memahami pilihan penanganan dan mengatur akses vaksinasi atau imunoglobulin rabies apabila diperlukan secara medis.

Kami juga dapat membantu wisatawan yang memerlukan profilaksis pascapaparan (PEP) setelah kontak dengan hewan.

Hubungi Kami

Jam respons dan ketersediaan layanan perlu dikonfirmasi

Sebelum berwisata

Pertimbangkan vaksinasi rabies sebelum berwisata.

Profilaksis prapaparan (PrEP) dapat dianjurkan bagi wisatawan yang aktivitas atau rencana perjalanannya meningkatkan risiko paparan rabies, terutama ketika akses pertolongan medis segera terbatas.

PrEP tidak menghilangkan kebutuhan pemeriksaan medis atau penanganan pascapaparan setelah gigitan atau cakaran.

Pelajari Vaksinasi Prapaparan
Pertanyaan umum

Informasi jelas untuk langkah berikutnya.

Lihat semua tanya jawab
Apa yang harus saya lakukan setelah digigit atau dicakar hewan?

Cuci luka secara menyeluruh dengan sabun dan air mengalir selama minimal 15 menit, lalu segera dapatkan pemeriksaan medis. Jangan menunggu gejala atau balasan daring.

Apakah saya tetap perlu penanganan jika sudah divaksin sebelum berwisata?

Ya. Vaksinasi sebelumnya tidak menghilangkan kebutuhan pemeriksaan setelah kemungkinan paparan. Bawa catatan vaksinasi agar dokter dapat menentukan penanganan pascapaparan yang tepat.

Apa perbedaan vaksin rabies dan RIG?

Vaksin rabies membantu sistem imun membentuk perlindungan. Imunoglobulin rabies (RIG) memberikan antibodi bila diperlukan dalam penanganan pascapaparan. Dokter menentukan kebutuhan Anda berdasarkan paparan dan riwayat vaksinasi.

Informasi medis dengan konteks yang tepat.

BaliRabies memberikan edukasi umum, bukan nasihat medis individual. Jika Anda digigit, dicakar, atau terpapar hewan yang berpotensi menularkan rabies, segera cari pertolongan medis.

Baca penafian medis